Universitas Islam Bandung Repository

Analisis Antrian Loket Singapore Tourist Pass, Menggunakan Metode Chennel Phase System

Show simple item record

dc.contributor ekonomi dan bisnis
dc.creator Ferdiansyah, Rahmad Candra
dc.creator Aspiranti, Tasya
dc.date 2018-01-29
dc.date.accessioned 2019-09-13T04:14:26Z
dc.date.available 2019-09-13T04:14:26Z
dc.identifier http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/manajemen/article/view/10356
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/25489
dc.description Abstract. Queue phenomenon is a common condition in life. The Queue application becomes a problem when there is no intermediate system. The explanation is the basis of this research, the Singapore Tourist Pass Counter is chosen to be the Research Object due to the situation that is suitable with the research needs. Queue system used by Singapore STP Counters is Single Channel Single Phase, but in its application there is a problem in waiting time of consumer, so needed Another Queue System that is Multi Channel Single Phase. Research Methods used in this case is a case study method is a research on the subject related to a specific phase or typical of the entire study. the type of research used is descriptive research type, which is about the type of research that describes the real phenomenon that occurred during the research with the data obtained. The results of this study indicate that Single Channel Single Phase queue system has an average waiting time of consumers above 5 minutes. This causes the consumer is not satisfied with the waiting time, after the use of Multi-Channel Single Phase queue system waiting time under 3 minutes.Keywords: Queue, Single Channel Single Phase,Multi-Channel Single Phase. Abstrak. Fenomena antrian merupakan suatu kondisi yang umum terjadi dalam kehidupan. Aplikasi Antrian menjadi suatu masalah ketika tidak adanya sistem yang menengahi. Pemaparan tersebut menjadi dasar dalam penelitian ini, Loket Singapore Tourist Pass dipilij menjadi Objek Penelitian dikarenakan situasi yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Sistem Antrian yang digunakan oleh Loket STP Singapura adalah Single Channel Single Phase, namun dalam penerapannya terjadi masalah dalam waktu tunggu konsumen, sehingga diperlukan Sistem Antrian lain yaitu Multi Channel Single Phase. Metode Penelitian yang digunakan dalam hal ini adalah metode studi kasus yaitu suatu penelitian mengenai subjek yang berkaitan dengan suatu fase spesifik atau khas dari keseluruhan penelitian. jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif, yaitu mengenai jenis penelitian yang menggambarkan secara nyata perihal fenomena yang terjadi selama penelitian dengan data yang diperoleh. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa sistem antrian Single Channel Single Phase memiliki rata- rata waktu tunggu konsumen diatas 5 menit. Hal ini menyebabkan konsumen tidak puas dengan waktu tunggu tersebut, setelah digunakan sistem antrian Multi-Channel Single Phase waktu tunggu dibawah 3 menit.Kata Kunci: Antrian, Single Channel Single Phase,Multi-Channel Single Phase.
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Universitas Islam Bandung
dc.relation http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/manajemen/article/view/10356/pdf
dc.rights Copyright (c) 2018 Prosiding Manajemen
dc.source Prosiding Manajemen; Vol 4, No 1, Prosiding Manajemen (Februari, 2018); 402-406
dc.source Prosiding Manajemen; Vol 4, No 1, Prosiding Manajemen (Februari, 2018); 402-406
dc.source 2460-6545
dc.subject Managemen
dc.subject Antrian, Single Channel Single Phase,Multi-Channel Single Phase
dc.title Analisis Antrian Loket Singapore Tourist Pass, Menggunakan Metode Chennel Phase System
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article
dc.type kuantitatif


Files in this item

Files Size Format View

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Unisba Repository


Browse

My Account