Universitas Islam Bandung Repository

Hubungan Pendapatan dengan Kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri pada Pedagang Kaki Lima di Jalan Tamansari Tahun 2018

Show simple item record

dc.contributor Fakultas Kedokteran
dc.creator Carolina, Anatassya
dc.creator Yulianto, Fajar Awalia
dc.creator Ibnusantosa, Raden Ganang
dc.date 2019-01-25
dc.date.accessioned 2019-09-13T05:58:17Z
dc.date.available 2019-09-13T05:58:17Z
dc.identifier http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/dokter/article/view/14525
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/26016
dc.description Abstract. National Health Insurance is a government program organized by BPJS Kesehatan. The informal sector is the largest group in Indonesia, but BPJS Kesehatan participation achievement in this group is not optimal. BPJS Kesehatan participation data on December 31st 2017 showed that of 187.982.949 participants, there were only 25.397.828 informal sectors who participated on National Health Insurance. The purpose of this study was to determine the relationship of income and BPJS Mandiri membership at Street Vendors on Jalan Tamansari. The used method was cross-sectional method through questionnaires using consecutive sampling technique. The results showed that of 40 respondents there were 23 (57.5%) respondents were not BPJS Mandiri participants and 17 (42.5%) of them were participants. There were 22 (55%) respondents had  income above minimum regional wage and 18 (45%) respondents had income below it. The P value of the chi square test = 0.38 is greater than alpha = 0.05, there is no significant relationship between income and membership of BPJS.Keywords: BPJS Kesehatan, Income, Informal Sector.Abstrak. Jaminan Kesehatan Nasional merupakan program Pemerintah yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan. Sektor informal merupakan kelompok terbesar di Indonesia, namun capaian  kepesertaan BPJS Kesehatan pada kelompok ini belum optimal. Berdasarkan data kepesertaan BPJS Kesehatan per 31 Desember 2017, hanya terdapat 25.397.828 pekerja bukan penerima upah yang menjadi peserta dari total seluruh peserta yaitu 187.982.949 jiwa. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan pendapatan dengan kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri pada Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Tamansari. Metode yang digunakan adalah metode cross-sectional melalui form-kuesioner dengan teknik consecutive sampling. Hasil penelitian menunjukkan dari 40 responden terdapat  23 (57.5%) bukan peserta BPJS Kesehatan dan 17 (42.5%) peserta BPJS Kesehatan. Sebesar 22 (55%) responden memiliki pendapatan di atas Upah Minimum Regional (UMR) Kota Bandung dan 18 (45%) responden berpendapatan di bawah UMR Kota Bandung. Nilai P uji chi square = 0,38  lebih besar dari alpha= 0.05 sehingga tidak terdapat hubungan antara pendapatan dan kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri.Kata Kunci: BPJS Kesehatan, Pendapatan, Sektor Informal.
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Universitas Islam Bandung
dc.relation http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/dokter/article/view/14525/pdf
dc.rights Copyright (c) 2019 Prosiding Pendidikan Dokter
dc.source Prosiding Pendidikan Dokter; Vol 5, No 1, Prosiding Pendidikan Dokter (Februari, 2019); 31-36
dc.source Prosiding Pendidikan Dokter; Vol 5, No 1, Prosiding Pendidikan Dokter (Februari, 2019); 31-36
dc.source 2460-657X
dc.subject Kedokteran
dc.subject BPJS Kesehatan, Pendapatan, Sektor Informal
dc.title Hubungan Pendapatan dengan Kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri pada Pedagang Kaki Lima di Jalan Tamansari Tahun 2018
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article
dc.type kuantitatif


Files in this item

Files Size Format View

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Unisba Repository


Browse

My Account