Universitas Islam Bandung Repository

SISTEM PENGHANTARAN OBAT GLIMEPIRID SEBAGAI ANTIDIABETIKA ORAL DENGAN PELEPASAN DIMODIFIKASI MELALUI PEMBENTUKAN MIKROGRANUL MUKOADHESIF UNTUK PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE II

Show simple item record

dc.contributor.author Darusman, Fitrianti
dc.contributor.author Putri, Arlina Prima
dc.contributor.author Syafnir, Livia
dc.contributor.author Septi, Rizzqi
dc.contributor.author Audina, Mia
dc.date.accessioned 2017-05-15T11:23:46Z
dc.date.available 2017-05-15T11:23:46Z
dc.date.issued 2016-10
dc.identifier.issn 2477-2356
dc.identifier.uri http://hdl.handle.net/123456789/9364
dc.description.abstract Bioavailabilitas obat merupakan salah satu parameter yang dapat digunakan untuk menilai efektifitas suatu sediaan farmasi. Kecepatan disolusi dan waktu tinggal obat dalam saluran cerna merupakan faktor yang dapat mempengaruhi bioavailabilitas. Semakin tinggi kecepatan disolusi suatu obat yang berbanding lurus dengan banyaknya konsentrasi obat yang terlarut dalam saluran cerna maka akan semakin banyak pula obat yang diabsorbsi sehingga meningkatkan bioavailabilitas. Begitu juga dengan waktu tinggal obat, apabila obat ditahan untuk waktu yang lebih lama dalam saluran pencernaan, diharapkan proses absorbsinya menjadi lebih optimal dan dapat meningkatkan bioavaibilitas. Glimepirid (GMP) adalah obat antidiabetik oral dari golongan sulfonilurea generasi ketiga yang mampu menurunkan kadar glukosa darah. GMP memiliki keunggulan penting dibandingkan dengan golongan sulfonilurea lainnya, yaitu dosisnya rendah, onset yang cepat, durasi kerja yang lama dan efek samping hipoglikemia yang kecil. Namun GMP ini termasuk obat dalam BCS kelas II yang menunjukkan kecepatan absorbsi gastrointestinal yang lambat. Hal ini disebabkan oleh kelarutan GMP yang praktis tidak larut dalam air dan sangat hidrofobik, yang berpengaruh pada laju disolusi dan bioavailabilitasnya. Telah dilakukan upaya modifikasi sifat kelarutan GMP dengan sistem dispersi padat menggunakan matriks polimer poloxamer 407 dan laktosa terbukti dapat meningkatkan kecepatan disolusi GMP pada menit ke-60 dari 31,39% menjadi 104,05%. Pada penelitian ini mengembangkan bentuk sediaan yang mengandung GMP dengan pelepasan dimodifikasi melalui pembentukan mikrogranul mukoadhesif menggunakan polimer karbopol 934P untuk mengatasi keterbatasan waktu tinggal obat di lambung/usus sehingga proses absorbsi menjadi lebih optimal. Sistem dispersi padat GMP-PL terbukti dapat mengubah sifat fisika GMP yang terlihat dari termogram DSC, difraktogram PXRD dan mikrofoto SEM, sekaligus berdampak pada peningkatan disolusi GMP. Penggunaan polimer karbopol 934P dapat meningkatkan pelekatan mikrogranul pada mukosa lambung kelinci, sehingga diharapkan dapat meningkatkan waktu tinggal obat (residence time) dalam saluran pencernaan. Selain itu dengan pembentukan mikrogranul mukoadhesif dapat memperlambat pelepasan GMP dari mikrogranul, sehingga dapat digunakan sebagai sistem penghantaran obat dengan pelepasan dimodifikasi. en_US
dc.publisher LPPM Unisba en_US
dc.subject Glimepirid, bioavailabilitas, dispersi padat, mikrogranul mukoadhesif en_US
dc.title SISTEM PENGHANTARAN OBAT GLIMEPIRID SEBAGAI ANTIDIABETIKA ORAL DENGAN PELEPASAN DIMODIFIKASI MELALUI PEMBENTUKAN MIKROGRANUL MUKOADHESIF UNTUK PENYAKIT DIABETES MELLITUS TIPE II en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Unisba Repository


Browse

My Account