<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom">
<title>NA - Fakultas Ilmu Komunikasi</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/10265" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/10265</id>
<updated>2026-04-04T15:36:31Z</updated>
<dc:date>2026-04-04T15:36:31Z</dc:date>
<entry>
<title>"Bapak Aing" dan Politik Kedekatan</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/31112" rel="alternate"/>
<author>
<name>Darmawan, Ferry</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/31112</id>
<updated>2025-04-22T06:27:05Z</updated>
<published>2025-04-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">"Bapak Aing" dan Politik Kedekatan
Darmawan, Ferry
Dalam beberapa waktu kegelisahan masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintah terus meningkat. Forum publik, media sosial, dan pernyataan LSM mengungkapkan ketidakpuasan terhadap pemerintah baik Pusat maupun Daerah dalam menangani isu-isu strategis.&#13;
Ketidakpercayaan publik banyak disebabkan oleh buruknya komunikasi Pemerintah dalam menyelesaikan berbagai kasus. &#13;
Ditengah era keterbukaan informasi dan media sosial yang serba cepat, publik menuntut transparasi, empati dan kemampuan menjelaskan secara lugas bukan sekedar jargon pembangunan.&#13;
Gaya komunikasi  Dedi Mulyadi dengan segala dinamika dan polemiknya menjadi contoh penting bagaimana pemimpin "hadir" secara fisik dan emosional mampu mengisi kekosongan kepercayaan publik. Julukan "Bapak Aing" menunjukkan betapa pentingnya komunikasi yang memanusiakan dalam merajut kepercayaan publik.
</summary>
<dc:date>2025-04-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Media massa dan AI</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/31019" rel="alternate"/>
<author>
<name>SATRIANI, Arba'iyah</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/31019</id>
<updated>2024-02-22T07:30:27Z</updated>
<published>2024-02-22T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Media massa dan AI
SATRIANI, Arba'iyah
</summary>
<dc:date>2024-02-22T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Menjaga kualitas jurnalisme</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/30809" rel="alternate"/>
<author>
<name>SATRIANI, Arba'iyah</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/30809</id>
<updated>2023-02-15T09:50:00Z</updated>
<published>2023-02-09T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Menjaga kualitas jurnalisme
SATRIANI, Arba'iyah
</summary>
<dc:date>2023-02-09T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Kehormatan Jurnalis dan Martabat Pers</title>
<link href="http://hdl.handle.net/123456789/30659" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sobur, Alex</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/123456789/30659</id>
<updated>2022-12-13T07:28:48Z</updated>
<published>2022-02-09T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Kehormatan Jurnalis dan Martabat Pers
Sobur, Alex
</summary>
<dc:date>2022-02-09T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
