<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rdf:RDF xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns="http://purl.org/rss/1.0/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#">
<channel rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/12102">
<title>SP - Sosial, Ekonomi, dan Humaniora</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/12102</link>
<description/>
<items>
<rdf:Seq>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/30911"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/30910"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/14072"/>
<rdf:li rdf:resource="http://hdl.handle.net/123456789/14070"/>
</rdf:Seq>
</items>
<dc:date>2026-04-04T14:01:08Z</dc:date>
</channel>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/30911">
<title>Studi Mengenai Sistem Nilai Pada Mahasiswa Etnik Batak,  Minang, Jawa, Dan Sunda Di Bandung Sebuah Tinjauan Psikologi Lintas Budaya</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/30911</link>
<description>Studi Mengenai Sistem Nilai Pada Mahasiswa Etnik Batak,  Minang, Jawa, Dan Sunda Di Bandung Sebuah Tinjauan Psikologi Lintas Budaya
Borualogo, Ihsana Sabriani; Qodariah, Siti
Indonesia memiliki keragaman budaya. Melalui tinjauan Psikologi Lintas&#13;
Budaya, dapat dilihat kekhasan tiap kelompok etnik. Salah satu aspek psikologis yang&#13;
menentukan kecenderungan perilaku individu adalah nilai (value). Penelitian ini&#13;
mendeskripsikan sistem nilai pada mahasiswa dari empat kelompok etnik di&#13;
Indonesia, yaitu Batak, Minang, Jawa, dan Sunda. Keempat kelompok etnik tersebut&#13;
dipilih sebagai sampel dalam penelitian ini karena merupakan kelompok etnik besar&#13;
di Indonesia dan memiliki kekhasannya masing-masing. Budaya Batak dan Minang&#13;
bersifat monolateral, di mana budaya Batak adalah patrilineal, dan budaya Minang&#13;
adalah matrilineal. Sedangkan budaya Jawa dan Sunda bersifat bilateral. Selain itu,&#13;
juga terdapat perbedaan peran jenis kelamin pada tiap kelompok etnik tersebut yang&#13;
diwarnai budaya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 413 mahasiswa dari&#13;
kelompok etnik Batak, Minang, Jawa, dan Sunda yang menjadi mahasiswa di&#13;
Bandung. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Data&#13;
dikumpulkan menggunakan PVQ-40 dari Shalom Schwartz yang diterjemahkan ke&#13;
dalam Bahasa Indonesia dan diuji validitas serta reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha&#13;
= 0,877). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan profil nilai dan orientasi&#13;
nilai pada mahasiswa dari keempat kelompok etnik tersebut diwarnai oleh perbedaan&#13;
budaya dan peran jenis kelamin.
</description>
<dc:date>2014-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/30910">
<title>Hubungan Antara “Resilience Building Block” dengan “Resilience” Keterkaitannya dengan “Self Esteem” pada Mahasiswa Fakultas  Psikologi Unisba</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/30910</link>
<description>Hubungan Antara “Resilience Building Block” dengan “Resilience” Keterkaitannya dengan “Self Esteem” pada Mahasiswa Fakultas  Psikologi Unisba
Borualogo, Ihsana Sabriani; Diantina, Fanni Putri
Dalam kehidupannya, individu tidak terlepas dari berbagai adversities,&#13;
baik yang berasal dari luar diri individu, dari dalam keluarga maupun dari&#13;
dalam diri individu. Demikian pula halnya dengan mahasiswa Fakultas Psikologi&#13;
UNISBA terkait kesulitan di seputar masalah kegiatan perkuliahan dan beban&#13;
tugas praktikum yang dihayati sebagai adversities dan juga munculnya keluhan&#13;
yang terkait masalah self-esteem serta orientasi masa depan area pendidikan&#13;
dan pekerjaan. Mahasiswa dituntut untuk mampu mengatasi adversities tersebut&#13;
yang ditunjukkan oleh kemampuannya untuk resilience. Kemampuan resilience&#13;
ini dibentuk melalui resilience building block yang terdiri dari trust, autonomy,&#13;
initiative, industry dan identity. Aspek-aspek ini akan membentuk kemampuan&#13;
resilience pada individu yang diduga terkait dengan self-esteem.&#13;
Sampel penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi UNISBA semester 6&#13;
atau lebih yang memiliki IPK &lt; 2,75. Ukuran sampel adalah 51 orang. Terdapat 3&#13;
alat ukur yang digunakan, yaitu alat ukur resilience building block, resilience,&#13;
dan self-esteem. Uji validitas dilakukan dengan menggunakan Alpha Cronbach.&#13;
Data dianalisis dengan menggunakan Uji Korelasi Rank Spearman untuk melihat&#13;
keterkaitan antara resilience building block dengan resilience serta resilience&#13;
dengan self-esteem. Hasil penelitian menunjukkan korelasi dari masing-masing&#13;
aspek pembentukan resilience terhadap resilience sebagai berikut : trust (rs =&#13;
0.387), autonomy (rs = 0.502), initiative (rs = 0.394), industry (rs = 0.393) dan&#13;
identity (rs = 0.435). Sedangkan korelasi antara resilience dengan self-esteem&#13;
adalah rs = 0.537.
</description>
<dc:date>2011-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/14072">
<title>Relevansi nilai religiusitas islam dalam berkonsumsi dengan kebahagiaan</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/14072</link>
<description>Relevansi nilai religiusitas islam dalam berkonsumsi dengan kebahagiaan
AMALIAH, Ima; RIANI, Westi; JULIA, Aan
</description>
<dc:date>2015-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item rdf:about="http://hdl.handle.net/123456789/14070">
<title>Pemetaan faktor penentu daya saing komoditas hortikultura unggulan di Jawa Barat</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/14070</link>
<description>Pemetaan faktor penentu daya saing komoditas hortikultura unggulan di Jawa Barat
AMALIAH, Ima; JULIA, Aan
</description>
<dc:date>2012-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</rdf:RDF>
