<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" version="2.0">
<channel>
<title>FA - Program Studi Matematika</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/35</link>
<description>Koleksi Skripsi Matematika</description>
<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 16:31:56 GMT</pubDate>
<dc:date>2026-04-04T16:31:56Z</dc:date>
<item>
<title>Menentukan Nilai Premi Tunggal Bersih Asuransi Jiwa Seumur Hidup Dengan Pembayaran Tertunda Menggunakan Mortality Table Cso 1941 Dan Mortality Table Cso 1958</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/12074</link>
<description>Menentukan Nilai Premi Tunggal Bersih Asuransi Jiwa Seumur Hidup Dengan Pembayaran Tertunda Menggunakan Mortality Table Cso 1941 Dan Mortality Table Cso 1958
Alviani, Fini
Asuransi jiwa adalah suatu bentuk perjanjian yang dilakukan oleh perusahaan asuransi&#13;
sebagai penanggung yang akan menjamin pihak tertanggung (peserta asuransi) dalam bentuk&#13;
pemberian uang sebagai pengalihan resiko bila terjadi sesuatu dengan tertanggung (dalam hal&#13;
ini meninggal dunia), dipihak lain tertanggung mempunyai kewajiban yaitu melakukan&#13;
pembayaran dalam jumlah tertentu kepada penanggung yang disebut dengan premi. Premi&#13;
tunggal merupakan salah satu cara pembayaran premi asuransi yang dibayarkan sekaligus&#13;
diawal. Premi tunggal tertunda adalah cara pembayaran premi tunggal yang pembayarannya&#13;
ditangguhkan beberapa waktu. Nilai premi yang dibayarkan oleh pemegang polis ditentukan&#13;
oleh premi bersih dan biaya operasional. Tujuan dari penulisan ini adalah menentukan premi&#13;
tunggal bersih yang pembayarannya tertunda menggunakan tabel mortalita CSO 1941 dan&#13;
CSO 1958. Berdasarkan hasil perhitungan nilai premi yang menggunakan tabel mortalita&#13;
CSO 1941 lebih besar dibandingkan nilai premi yang menggunakan tabel mortalita CSO&#13;
1958.
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jan 2016 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/12074</guid>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Program Linear Dengan Koefisien Dan Konstanta Kendala Fuzzy</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/12034</link>
<description>Program Linear Dengan Koefisien Dan Konstanta Kendala Fuzzy
Fauziah, Diah
Salah satu asumsi dalam pemodelan program linear adalah kepastian&#13;
(deterministic). Namun dalam prakteknya parameter model tersebut adakalanya&#13;
bersifat tidak pasti. Masalah ketidakpastian tersebut dapat diselesaikan dengan&#13;
pendekatan himpunan fuzzy. Model program linear fuzzy dalam hal ini adalah&#13;
model program linear dengan koefisien dan konstanta kendala bilangan fuzzy.&#13;
Adapun bilangan fuzzyyang digunakan adalah bilangan triangular fuzzy.&#13;
Program linear dengan koefisien dan konstanta kendala bilangan triangular&#13;
fuzzy dapat diselesaikan dengan mengkonversi bilangan triangular fuzzy ke&#13;
bilangan crips menggunakan partial order sehingga dapat diselesaikan&#13;
menggunakan model program linear biasa. Solusi optimal dari permasalahan&#13;
program linear dengan koefisien dan konstanta bilangan fuzzy lebih rinci karena&#13;
berada dalam interval [0,1] dan lebih banyak pertimbangan yang diberikan,&#13;
dimana batasan-batasan tidak diketahui secara pasti serta mempertimbangkan&#13;
kemungkinan yang akan terjadi seperti naik atau turunnya jumlah produksi dan&#13;
kapasitas bahan baku, sedangkan program linear biasa pertimbangannya hanya&#13;
dua yaitu 0 dan 1. Dalam skripsi ini derajat keanggotaan yang diambil yaitu 0, 0.5,&#13;
0.75, dan 1. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa program linear fuzzy&#13;
merupakan perluasan dari program linear biasa.&#13;
Kata Kunci : Program linear fuzzy, bilangan triangular
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jan 2016 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/12034</guid>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Simulasi Kestabilan Model Predator-Prey Tipe Holling Ii Dengan Faktor Pemanenan</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/8323</link>
<description>Simulasi Kestabilan Model Predator-Prey Tipe Holling Ii Dengan Faktor Pemanenan
Yeni, Ai
Salah satu model interaksi antara makhluk hidup dalam suatu ekosistem&#13;
adalah model Predator-Prey, dengan prey sebagai spesies yang dimangsa dan&#13;
predator sebagai spesies yang memangsa. Model predator-prey pertama kali&#13;
dikenalkan oleh Alfred J. Lotka (1925) dan Vito Volterra (1926), yang&#13;
memformulasikan model matematika tersebut dalam sistem persamaan&#13;
diferensial. Dalam perkembangannya, model ini telah banyak mengalami&#13;
modifikasi seperti menambahkan variabel-variabel baru yaitu stocking, diffusion,&#13;
delay dan pemanenan. Populasi prey di dalam model ini berkurang tidak hanya&#13;
karena dimangsa oleh predator, tetapi juga karena adanya pemanenan pada&#13;
populasi prey. Pada predator ditandai dengan adanya interaksi dengan manusia,&#13;
manusia sebagai pihak pemanen yang mengambil atau membunuh sejumlah&#13;
populasi pada predator persatuan waktu. Dari model tersebut dapat dilakukan&#13;
analisis dengan menentukan titik kesetimbangan model dan menganalisis&#13;
kestabilan titik kesetimbangan model. Model predator-prey tipe Holling II dengan&#13;
faktor pemanenan akan memiliki titik kesetimbangan jika memenuhi syarat. Dari&#13;
model ini didapatkan dua titik kesetimbangan, yaitu titik kesetimbangan&#13;
kepunahan predator dan titik kesetimbangan kedua spesies hidup berdampingan.&#13;
Untuk menentukan sifat kestabilan asimtotis lokal dari titik kesetimbangan maka&#13;
perlu dicari terlebih dahulu nilai eigen-nya. Model yang digunakan merupakan&#13;
sistem persamaan nonlinier maka perlu dilakukan pelinieran dengan&#13;
menggunakan matriks jacobian. Setelah didapatkan nilai eigen-nya maka dapat&#13;
ditentukan kestabilannya.
</description>
<pubDate>Fri, 01 Jan 2016 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/8323</guid>
<dc:date>2016-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
<item>
<title>Analisis Matematika Model Indeks Tunggal Dalam Membentuk Portofolio Optimal</title>
<link>http://hdl.handle.net/123456789/8294</link>
<description>Analisis Matematika Model Indeks Tunggal Dalam Membentuk Portofolio Optimal
Putri, Rahmah Amari Delsa
Sifat harga saham yang fluktuatif dapat memberikan peluang mendapatkan&#13;
keuntungan yang tinggi tetapi dengan resiko yang tinggi pula bagi seorang&#13;
investor. Oleh karena itu, apabila seorang investor berinvestasi dalam saham&#13;
sebaiknya berupa portfolio yang terdiri dari berbagai jenis saham, sehingga apabila&#13;
salah satu saham harganya jatuh masih ada kemungkinan saham yang lain&#13;
harganya meningkat. Membentuk portfolio saham diperlukan cara bagaimana&#13;
memilih saham yang mempunyai kinerja yang baik, dan nilai proporsi masingmasing&#13;
saham yang menghasilkan return yang tinggi tetapi dengan risiko yang&#13;
kecil, sehingga portofolio dikatakan optimal. Menentukan portfolio optimal adalah&#13;
dengan terlebih dahulu menentukan saham optimal dan kemudian ditentukan nilai&#13;
proporsi untuk masing-masing saham yang optimal menggunakan model Indeks&#13;
Tunggal. Saham optimal diperoleh dari saham yang efisien, yaitu saham dengan&#13;
nilai ERB (Excess Return to Beta) lebih besar dari nol. Apabila saham efisien telah&#13;
terpilih, saham optimal ditentukan dari saham efisien yang memiliki nilai ERB&#13;
(Excess Return to beta) lebih besar dari nilai C* (cut-off point). Setelah terpilih&#13;
saham optimal, selanjutnya ditentukan persentasi atau proporsi untuk masingmasing&#13;
saham optimal sehingga membentuk komposisi portofolio optimal.
</description>
<pubDate>Thu, 01 Jan 2015 00:00:00 GMT</pubDate>
<guid isPermaLink="false">http://hdl.handle.net/123456789/8294</guid>
<dc:date>2015-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</item>
</channel>
</rss>
